AR-RUM
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
الٓمّٓ
"Alif Lam Mim."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 1)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
غُلِبَتِ الرُّوْمُ
"Bangsa Romawi telah dikalahkan,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 2)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فِيْۤ اَدْنَى الْاَ رْضِ وَهُمْ مِّنْۢ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُوْنَ
"di negeri yang terdekat dan mereka setelah kekalahannya itu akan menang,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 3)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فِيْ بِضْعِ سِنِيْنَ ۗ لِلّٰهِ الْاَ مْرُ مِنْ قَبْلُ وَمِنْۢ بَعْدُ ۗ وَيَوْمَئِذٍ يَّفْرَحُ الْمُؤْمِنُوْنَ
"dalam beberapa tahun (lagi). Bagi Allahlah urusan sebelum dan setelah (mereka menang). Dan pada hari (kemenangan bangsa Romawi) itu bergembiralah orang-orang yang beriman,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 4)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
بِنَصْرِ اللّٰهِ ۗ يَنْصُرُ مَنْ يَّشَآءُ ۗ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الرَّحِيْمُ
"karena pertolongan Allah. Dia menolong siapa yang Dia kehendaki. Dia Maha Perkasa, Maha Penyayang."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 5)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَعْدَ اللّٰهِ ۗ لَا يُخْلِفُ اللّٰهُ وَعْدَهٗ وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَ النَّا سِ لَا يَعْلَمُوْنَ
"(Itulah) janji Allah. Allah tidak akan menyalahi janji-Nya, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 6)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يَعْلَمُوْنَ ظَاهِرًا مِّنَ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا ۖ وَهُمْ عَنِ الْاٰ خِرَةِ هُمْ غٰفِلُوْنَ
"Mereka mengetahui yang lahir (tampak) dari kehidupan dunia; sedangkan terhadap (kehidupan) akhirat mereka lalai."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 7)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَوَلَمْ يَتَفَكَّرُوْا فِيْۤ اَنْفُسِهِمْ ۗ مَا خَلَقَ اللّٰهُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضَ وَمَا بَيْنَهُمَاۤ اِلَّا بِا لْحَقِّ وَاَ جَلٍ مُّسَمًّى ۗ وَ اِنَّ كَثِيْرًا مِّنَ النَّا سِ بِلِقَآئِ رَبِّهِمْ لَـكٰفِرُوْنَ
"Dan mengapa mereka tidak memikirkan tentang (kejadian) diri mereka? Allah tidak menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya melainkan dengan (tujuan) yang benar dan dalam waktu yang ditentukan. Dan sesungguhnya banyak di antara manusia benar-benar mengingkari pertemuan dengan Tuhannya."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 8)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَوَلَمْ يَسِيْرُوْا فِى الْاَ رْضِ فَيَنْظُرُوْا كَيْفَ كَا نَ عَا قِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۗ كَا نُوْۤا اَشَدَّ مِنْهُمْ قُوَّةً وَّاَثَا رُوا الْاَ رْضَ وَعَمَرُوْهَاۤ اَكْثَرَ مِمَّا عَمَرُوْهَا وَجَآءَتْهُمْ رُسُلُهُمْ بِا لْبَيِّنٰتِ ۗ فَمَا كَا نَ اللّٰهُ لِيَظْلِمَهُمْ وَلٰـكِنْ كَا نُوْۤا اَنْفُسَهُمْ يَظْلِمُوْنَ
"Dan tidakkah mereka bepergian di bumi lalu melihat bagaimana kesudahan orang-orang sebelum mereka (yang mendustakan rasul)? Orang-orang itu lebih kuat dari mereka (sendiri) dan mereka telah mengolah bumi (tanah) serta memakmurkannya melebihi apa yang telah mereka makmurkan. Dan telah datang kepada mereka rasul-rasul mereka dengan membawa bukti-bukti yang jelas. Maka Allah sama sekali tidak berlaku zalim kepada mereka, tetapi merekalah yang berlaku zalim kepada diri mereka sendiri."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 9)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ثُمَّ كَا نَ عَا قِبَةَ الَّذِيْنَ اَسَآءُوا السُّوْۤاٰۤى اَنْ كَذَّبُوْا بِاٰ يٰتِ اللّٰهِ وَكَا نُوْا بِهَا يَسْتَهْزِءُوْنَ
"Kemudian, azab yang lebih buruk adalah kesudahan bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan. Karena mereka mendustakan ayat-ayat Allah dan mereka selalu memperolok-olokkannya."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 10)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَللّٰهُ يَـبْدَؤُا الْخَلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهٗ ثُمَّ اِلَيْهِ تُرْجَعُوْنَ
"Allah yang memulai penciptaan (makhluk), kemudian mengulanginya kembali; kemudian kepada-Nya kamu dikembalikan."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 11)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّا عَةُ يُبْلِسُ الْمُجْرِمُوْنَ
"Dan pada hari (ketika) terjadi Kiamat, orang-orang yang berdosa (kaum musyrik) terdiam berputus asa."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 12)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَمْ يَكُنْ لَّهُمْ مِّنْ شُرَكَآئِهِمْ شُفَعٰٓ ؤُا وَكَا نُوْا بِشُرَكَآئِهِمْ كٰفِرِيْنَ
"Dan tidak mungkin ada pemberi syafaat (pertolongan) bagi mereka dari berhala-berhala mereka, sedangkan mereka mengingkari berhala-berhala mereka itu."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 13)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّا عَةُ يَوْمَئِذٍ يَّتَفَرَّقُوْنَ
"Dan pada hari (ketika) terjadi Kiamat, pada hari itu manusia terpecah-pecah (dalam kelompok)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 14)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَاَ مَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ فَهُمْ فِيْ رَوْضَةٍ يُّحْبَرُوْنَ
"Maka adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan, maka mereka di dalam taman (surga) bergembira."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 15)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاَ مَّا الَّذِيْنَ كَفَرُوْا وَكَذَّبُوْا بِاٰ يٰتِنَا وَلِقَآئِ الْاٰ خِرَةِ فَاُ ولٰٓئِكَ فِى الْعَذَا بِ مُحْضَرُوْنَ
"Dan adapun orang-orang yang kafir dan mendustakan ayat-ayat Kami serta (mendustakan) pertemuan hari Akhirat, maka mereka tetap berada di dalam azab (Neraka)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 16)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَسُبْحٰنَ اللّٰهِ حِيْنَ تُمْسُوْنَ وَحِيْنَ تُصْبِحُوْنَ
"Maka bertasbihlah kepada Allah pada petang hari dan pada pagi hari (waktu subuh),"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 17)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَـهُ الْحَمْدُ فِيْ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَعَشِيًّا وَّحِيْنَ تُظْهِرُوْنَ
"dan segala puji bagi-Nya baik di langit, di bumi, pada malam hari maupun pada waktu zuhur (tengah hari)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 18)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
يُخْرِجُ الْحَـيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَيُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَـيِّ وَيُحْيِ الْاَ رْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۗ وَكَذٰلِكَ تُخْرَجُوْنَ
"Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup dan menghidupkan bumi setelah mati (kering). Dan seperti itulah kamu akan dikeluarkan (dari kubur)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 19)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ خَلَقَكُمْ مِّنْ تُرَا بٍ ثُمَّ اِذَاۤ اَنْتُمْ بَشَرٌ تَنْتَشِرُوْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan kamu dari tanah, kemudian tiba-tiba kamu (menjadi) manusia yang berkembang biak."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 20)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِّنْ اَنْفُسِكُمْ اَزْوَا جًا لِّتَسْكُنُوْۤا اِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَّوَدَّةً وَّرَحْمَةً ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّتَفَكَّرُوْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah Dia menciptakan pasangan-pasangan untukmu dari jenismu sendiri, agar kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan Dia menjadikan di antaramu rasa kasih dan sayang. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang berpikir."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 21)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ خَلْقُ السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ وَا خْتِلَا فُ اَلْسِنَتِكُمْ وَاَ لْوَا نِكُمْ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّلْعٰلِمِيْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah penciptaan langit dan bumi, perbedaan bahasamu, dan warna kulitmu. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang mengetahui."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 22)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ مَنَا مُكُمْ بِا لَّيْلِ وَا لنَّهَا رِ وَا بْتِغَآ ؤُكُمْ مِّنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّسْمَعُوْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah tidurmu pada waktu malam dan siang hari dan usahamu mencari sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mendengarkan."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 23)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖ يُرِيْكُمُ الْبَرْقَ خَوْفًا وَّطَمَعًا وَّيُنَزِّلُ مِنَ السَّمَآءِ مَآءً فَيُحْيٖ بِهِ الْاَ رْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya, Dia memperlihatkan kilat kepadamu untuk (menimbulkan) ketakutan dan harapan, dan Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu dengan air itu dihidupkannya bumi setelah mati (kering). Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang mengerti."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 24)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ تَقُوْمَ السَّمَآءُ وَا لْاَ رْضُ بِاَ مْرِهٖ ۗ ثُمَّ اِذَا دَعَا كُمْ دَعْوَةً ۖ مِّنَ الْاَ رْضِ ۖ اِذَاۤ اَنْـتُمْ تَخْرُجُوْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran)-Nya ialah berdirinya langit dan bumi dengan kehendak-Nya. Kemudian apabila Dia memanggil kamu sekali panggil dari bumi, seketika itu kamu keluar (dari kubur)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 25)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَهٗ مَنْ فِى السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۗ كُلٌّ لَّهٗ قٰنِتُوْنَ
"Dan milik-Nya apa yang di langit dan di bumi. Semuanya hanya kepada-Nya tunduk."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 26)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَهُوَ الَّذِيْ يَـبْدَؤُا الْخَـلْقَ ثُمَّ يُعِيْدُهٗ وَهُوَ اَهْوَنُ عَلَيْهِ ۗ وَلَهُ الْمَثَلُ الْاَ عْلٰى فِى السَّمٰوٰتِ وَا لْاَ رْضِ ۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
"Dan Dialah yang memulai penciptaan, kemudian mengulanginya kembali, dan itu lebih mudah bagi-Nya. Dia memiliki sifat Yang Maha Tinggi di langit dan di bumi. Dan Dialah Yang Maha Perkasa, Maha Bijaksana."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 27)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ضَرَبَ لَكُمْ مَّثَلًا مِّنْ اَنْفُسِكُمْ ۗ هَلْ لَّكُمْ مِّنْ مَّا مَلَـكَتْ اَيْمَا نُكُمْ مِّنْ شُرَكَآءَ فِيْ مَا رَزَقْنٰكُمْ فَاَ نْتُمْ فِيْهِ سَوَآءٌ تَخَا فُوْنَهُمْ كَخِيْفَتِكُمْ اَنْفُسَكُمْ ۗ كَذٰلِكَ نُفَصِّلُ الْاٰ يٰتِ لِقَوْمٍ يَّعْقِلُوْنَ
"Dia membuat perumpamaan bagimu dari dirimu sendiri. Apakah (kamu rela jika) ada di antara hamba sahaya yang kamu miliki, menjadi sekutu bagimu dalam (memiliki) rezeki yang telah Kami berikan kepadamu, sehingga kamu menjadi setara dengan mereka dalam hal ini, lalu kamu takut kepada mereka sebagaimana kamu takut kepada sesamamu. Demikianlah Kami jelaskan ayat-ayat itu bagi kaum yang mengerti."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 28)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
بَلِ اتَّبَعَ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْۤا اَهْوَآءَهُمْ بِغَيْرِ عِلْمٍ ۚ فَمَنْ يَّهْدِيْ مَنْ اَضَلَّ اللّٰهُ ۗ وَمَا لَهُمْ مِّنْ نّٰصِرِيْنَ
"Tetapi orang-orang yang zalim, mengikuti keinginannya tanpa ilmu pengetahuan; maka siapakah yang dapat memberi petunjuk kepada orang yang telah disesatkan Allah. Dan tidak ada seorang penolong pun bagi mereka."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 29)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَاَ قِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ حَنِيْفًا ۗ فِطْرَتَ اللّٰهِ الَّتِيْ فَطَرَ النَّا سَ عَلَيْهَا ۗ لَا تَبْدِيْلَ لِخَـلْقِ اللّٰهِ ۗ ذٰلِكَ الدِّيْنُ الْقَيِّمُ ۙ وَلٰـكِنَّ اَكْثَرَ النَّا سِ لَا يَعْلَمُوْنَ
"Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama (Islam); (sesuai) fitrah Allah disebabkan Dia telah menciptakan manusia menurut (fitrah) itu. Tidak ada perubahan pada ciptaan Allah. (Itulah) agama yang lurus, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 30)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
مُنِيْبِيْنَ اِلَيْهِ وَا تَّقُوْهُ وَاَ قِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَلَا تَكُوْنُوْا مِنَ الْمُشْرِكِيْنَ
"dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta laksanakanlah sholat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang menyekutukan Allah,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 31)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
مِنَ الَّذِيْنَ فَرَّقُوْا دِيْنَهُمْ وَكَا نُوْا شِيَعًا ۗ كُلُّ حِزْبٍ بِۢمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُوْنَ
"yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Setiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 32)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ ذَا مَسَّ النَّا سَ ضُرٌّ دَعَوْا رَبَّهُمْ مُّنِيْبِيْنَ اِلَيْهِ ثُمَّ اِذَاۤ اَذَا قَهُمْ مِّنْهُ رَحْمَةً اِذَا فَرِيْقٌ مِّنْهُمْ بِرَبِّهِمْ يُشْرِكُوْنَ
"Dan apabila manusia ditimpa oleh suatu bahaya, mereka menyeru Tuhannya dengan kembali (bertobat) kepada-Nya, kemudian apabila Dia memberikan sedikit rahmat-Nya kepada mereka, tiba-tiba sebagian mereka menyekutukan Allah,"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 33)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
لِيَكْفُرُوْا بِمَاۤ اٰتَيْنٰهُمْ ۗ فَتَمَتَّعُوْا ۗ فَسَوْفَ تَعْلَمُوْنَ
"biarkan mereka mengingkari rahmat yang telah Kami berikan. Dan bersenang-senanglah kamu, maka kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 34)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَمْ اَنْزَلْنَا عَلَيْهِمْ سُلْطٰنًا فَهُوَ يَتَكَلَّمُ بِمَا كَا نُوْا بِهٖ يُشْرِكُوْنَ
"Atau pernahkah Kami menurunkan kepada mereka keterangan, yang menjelaskan (membenarkan) apa yang (selalu) mereka persekutukan dengan Tuhan?"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 35)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ ذَاۤ اَذَقْنَا النَّا سَ رَحْمَةً فَرِحُوْا بِهَا ۗ وَاِ نْ تُصِبْهُمْ سَيِّئَةٌ بِۢمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْهِمْ اِذَا هُمْ يَقْنَطُوْنَ
"Dan apabila Kami berikan sesuatu rahmat kepada manusia, niscaya mereka gembira dengan (rahmat) itu. Tetapi apabila mereka ditimpa sesuatu musibah (bahaya) karena kesalahan mereka sendiri, seketika itu mereka berputus asa."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 36)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَوَلَمْ يَرَوْا اَنَّ اللّٰهَ يَبْسُطُ الرِّزْقَ لِمَنْ يَّشَآءُ وَيَقْدِرُ ۗ اِنَّ فِيْ ذٰلِكَ لَاٰ يٰتٍ لِّقَوْمٍ يُّؤْمِنُوْنَ
"Dan tidakkah mereka memperhatikan bahwa Allah yang melapangkan rezeki bagi siapa yang Dia kehendaki dan Dia (pula) yang membatasi (bagi siapa yang Dia kehendaki). Sungguh, pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang beriman."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 37)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَاٰ تِ ذَا الْقُرْبٰى حَقَّهٗ وَ الْمِسْكِيْنَ وَا بْنَ السَّبِيْلِ ۗ ذٰلِكَ خَيْرٌ لِّلَّذِيْنَ يُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللّٰهِ ۖ وَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُوْنَ
"Maka berikanlah haknya kepada kerabat dekat, juga kepada orang miskin dan orang-orang yang dalam perjalanan. Itulah yang lebih baik bagi orang-orang yang mencari keridaan Allah. Dan mereka itulah orang-orang yang beruntung."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 38)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمَاۤ اٰتَيْتُمْ مِّنْ رِّبًا لِّيَرْبُوَا۟ فِيْۤ اَمْوَا لِ النَّا سِ فَلَا يَرْبُوْا عِنْدَ اللّٰهِ ۚ وَمَاۤ اٰتَيْتُمْ مِّنْ زَكٰوةٍ تُرِيْدُوْنَ وَجْهَ اللّٰهِ فَاُ ولٰٓئِكَ هُمُ الْمُضْعِفُوْنَ
"Dan sesuatu riba (tambahan) yang kamu berikan agar harta manusia bertambah, maka tidak bertambah dalam pandangan Allah. Dan apa yang kamu berikan berupa zakat yang kamu maksudkan untuk memperoleh keridaan Allah, maka itulah orang-orang yang melipatgandakan (pahalanya)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 39)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ ثُمَّ رَزَقَكُمْ ثُمَّ يُمِيْتُكُمْ ثُمَّ يُحْيِيْكُمْ ۗ هَلْ مِنْ شُرَكَآئِكُمْ مَّنْ يَّفْعَلُ مِنْ ذٰ لِكُمْ مِّنْ شَيْءٍ ۗ سُبْحٰنَهٗ وَتَعٰلٰى عَمَّا يُشْرِكُوْنَ
"Allah yang menciptakan kamu, kemudian memberimu rezeki, lalu mematikanmu, kemudian menghidupkanmu (kembali). Adakah di antara mereka yang kamu sekutukan dengan Allah itu yang dapat berbuat sesuatu yang demikian itu? Maha Suci Dia dan Maha Tinggi dari apa yang mereka persekutukan."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 40)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
ظَهَرَ الْفَسَا دُ فِى الْبَرِّ وَا لْبَحْرِ بِمَا كَسَبَتْ اَيْدِى النَّا سِ لِيُذِيْقَهُمْ بَعْضَ الَّذِيْ عَمِلُوْا لَعَلَّهُمْ يَرْجِعُوْنَ
"Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan perbuatan tangan manusia; Allah menghendaki agar mereka merasakan sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 41)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
قُلْ سِيْرُوْا فِى الْاَ رْضِ فَا نْظُرُوْا كَيْفَ كَا نَ عَا قِبَةُ الَّذِيْنَ مِنْ قَبْلُ ۗ كَا نَ اَكْثَرُهُمْ مُّشْرِكِيْنَ
"Katakanlah (Muhammad), "Bepergianlah di bumi lalu lihatlah bagaimana kesudahan orang-orang dahulu. Kebanyakan dari mereka adalah orang-orang yang menyekutukan (Allah).""
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 42)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَاَ قِمْ وَجْهَكَ لِلدِّيْنِ الْقَيِّمِ مِنْ قَبْلِ اَنْ يَّأْتِيَ يَوْمٌ لَّا مَرَدَّ لَهٗ مِنَ اللّٰهِ يَوْمَئِذٍ يَّصَّدَّعُوْنَ
"Oleh karena itu, hadapkanlah wajahmu kepada agama yang lurus (Islam) sebelum datang dari Allah suatu hari (Kiamat) yang tidak dapat ditolak, pada hari itu mereka terpisah-pisah."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 43)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
مَنْ كَفَرَ فَعَلَيْهِ كُفْرُهٗ ۚ وَمَنْ عَمِلَ صَا لِحًا فَلِاَ نْفُسِهِمْ يَمْهَدُوْنَ
"Barang siapa kafir maka dia sendirilah yang menanggung (akibat) kekafirannya itu; dan barang siapa mengerjakan kebajikan maka mereka menyiapkan untuk diri mereka sendiri (tempat yang menyenangkan),"
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 44)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
لِيَجْزِيَ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُواالصّٰلِحٰتِ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّهٗ لَا يُحِبُّ الْكٰفِرِيْنَ
"agar Allah memberi balasan (pahala) kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan kebajikan dari karunia-Nya. Sungguh, Dia tidak menyukai orang-orang yang ingkar (kafir)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 45)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمِنْ اٰيٰتِهٖۤ اَنْ يُّرْسِلَ الرِّيَا حَ مُبَشِّرٰتٍ وَّلِيُذِيْقَكُمْ مِّنْ رَّحْمَتِهٖ وَلِتَجْرِيَ الْفُلْكُ بِاَ مْرِهٖ وَلِتَبْتَغُوْا مِنْ فَضْلِهٖ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُوْنَ
"Dan di antara tanda-tanda (kebesaran) Nya adalah bahwa Dia mengirimkan angin sebagai pembawa berita gembira dan agar kamu merasakan sebagian dari rahmat-Nya dan agar kapal dapat berlayar dengan perintah-Nya dan (juga) agar kamu dapat mencari sebagian dari karunia-Nya, dan agar kamu bersyukur."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 46)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَ لَقَدْ اَرْسَلْنَا مِنْ قَبْلِكَ رُسُلًا اِلٰى قَوْمِهِمْ فَجَآءُوْهُمْ بِا لْبَيِّنٰتِ فَا نْتَقَمْنَا مِنَ الَّذِيْنَ اَجْرَمُوْا ۗ وَكَا نَ حَقًّا عَلَيْنَا نَصْرُ الْمُؤْمِنِيْنَ
"Dan sungguh, Kami telah mengutus sebelum engkau (Muhammad) beberapa orang rasul kepada kaumnya, mereka datang kepadanya dengan membawa keterangan-keterangan (yang cukup), lalu Kami melakukan pembalasan terhadap orang-orang yang berdosa. Dan merupakan hak Kami untuk menolong orang-orang yang beriman."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 47)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَللّٰهُ الَّذِيْ يُرْسِلُ الرِّيٰحَ فَتُثِيْرُ سَحَا بًا فَيَبْسُطُهٗ فِى السَّمَآءِ كَيْفَ يَشَآءُ وَيَجْعَلُهٗ كِسَفًا فَتَرَى الْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلٰلِهٖ ۚ فَاِ ذَاۤ اَصَا بَ بِهٖ مَنْ يَّشَآءُ مِنْ عِبَا دِهٖۤ اِذَا هُمْ يَسْتَبْشِرُوْنَ
"Allah-lah yang mengirimkan angin, lalu angin itu menggerakkan awan dan Allah membentangkannya di langit menurut yang Dia kehendaki, dan menjadikannya bergumpal-gumpal, lalu engkau lihat hujan keluar dari celah-celahnya, maka apabila Dia menurunkannya kepada hamba-hamba-Nya yang Dia kehendaki tiba-tiba mereka bergembira."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 48)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَاِ نْ كَا نُوْا مِنْ قَبْلِ اَنْ يُّنَزَّلَ عَلَيْهِمْ مِّنْ قَبْلِهٖ لَمُبْلِسِيْنَ
"Padahal walaupun sebelum hujan diturunkan kepada mereka, mereka benar-benar telah berputus asa."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 49)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَا نْظُرْ اِلٰۤى اٰثٰرِ رَحْمَتِ اللّٰهِ كَيْفَ يُحْيِ الْاَ رْضَ بَعْدَ مَوْتِهَا ۗ اِنَّ ذٰلِكَ لَمُحْيِ الْمَوْتٰى ۚ وَهُوَ عَلٰى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ
"Maka perhatikanlah bekas-bekas rahmat Allah, bagaimana Allah menghidupkan bumi setelah mati (kering). Sungguh, itu berarti Dia pasti (berkuasa) menghidupkan yang telah mati. Dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 50)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَئِنْ اَرْسَلْنَا رِيْحًا فَرَاَ وْهُ مُصْفَرًّا لَّظَلُّوْا مِنْۢ بَعْدِهٖ يَكْفُرُوْنَ
"Dan sungguh, jika Kami mengirimkan angin lalu mereka melihat (tumbuh-tumbuhan itu) menjadi kuning (kering), niscaya setelah itu mereka tetap ingkar."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 51)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَاِ نَّكَ لَا تُسْمِعُ الْمَوْتٰى وَلَا تُسْمِعُ الصُّمَّ الدُّعَآءَ اِذَا وَلَّوْا مُدْبِرِيْنَ
"Maka sungguh, engkau tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka berpaling ke belakang."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 52)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَمَاۤ اَنْتَ بِهٰدِ الْعُمْيِ عَنْ ضَلٰلَتِهِمْ ۗ اِنْ تُسْمِعُ اِلَّا مَنْ يُّؤْمِنُ بِاٰ يٰتِنَا فَهُمْ مُّسْلِمُوْنَ
"Dan engkau tidak akan dapat memberi petunjuk kepada orang-orang yang buta (mata hatinya) dari kesesatannya. Dan engkau tidak dapat memperdengarkan (petunjuk Tuhan) kecuali kepada orang-orang yang beriman dengan ayat-ayat Kami, maka mereka itulah orang-orang yang berserah diri (kepada Kami)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 53)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
اَللّٰهُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ ضَعْفٍ ثُمَّ جَعَلَ مِنْۢ بَعْدِ ضَعْفٍ قُوَّةً ثُمَّ جَعَلَ مِنْۢ بَعْدِ قُوَّةٍ ضَعْفًا وَّشَيْبَةً ۗ يَخْلُقُ مَا يَشَآءُ ۚ وَهُوَ الْعَلِيْمُ الْقَدِيْرُ
"Allah-lah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) setelah kuat itu lemah (kembali) dan beruban. Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dan Dia Maha Mengetahui, Maha Kuasa."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 54)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَيَوْمَ تَقُوْمُ السَّا عَةُ يُقْسِمُ الْمُجْرِمُوْنَ ۙ مَا لَبِثُوْا غَيْرَ سَا عَةٍ ۗ كَذٰلِكَ كَا نُوْا يُؤْفَكُوْنَ
"Dan pada hari (ketika) terjadinya Kiamat, orang-orang yang berdosa bersumpah, bahwa mereka berdiam (dalam kubur) hanya sesaat (saja). Begitulah dahulu mereka dipalingkan (dari kebenaran)."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 55)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَقَا لَ الَّذِيْنَ اُوْتُوا الْعِلْمَ وَ الْاِ يْمَا نَ لَقَدْ لَبِثْـتُمْ فِيْ كِتٰبِ اللّٰهِ اِلٰى يَوْمِ الْبَـعْثِ ۖ فَهٰذَا يَوْمُ الْبَـعْثِ وَلٰـكِنَّكُمْ كُنْـتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَ
"Dan orang-orang yang diberi ilmu dan keimanan berkata (kepada orang-orang kafir), "Sungguh, kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari Berbangkit. Maka inilah hari Berbangkit itu, tetapi (dahulu) kamu tidak meyakini(nya).""
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 56)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَيَوْمَئِذٍ لَّا يَنْفَعُ الَّذِيْنَ ظَلَمُوْا مَعْذِرَتُهُمْ وَلَا هُمْ يُسْتَعْتَبُوْنَ
"Maka pada hari itu tidak bermanfaat (lagi) permintaan maaf orang-orang yang zalim, dan mereka tidak pula diberi kesempatan bertobat lagi."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 57)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
وَلَقَدْ ضَرَبْنَا لِلنَّا سِ فِيْ هٰذَا الْقُرْاٰ نِ مِنْ كُلِّ مَثَلٍ ۗ وَلَئِنْ جِئْتَهُمْ بِاٰ يَةٍ لَّيَقُوْلَنَّ الَّذِيْنَ كَفَرُوْۤا اِنْ اَنْتُمْ اِلَّا مُبْطِلُوْنَ
"Dan sesungguhnya telah Kami jelaskan kepada manusia segala macam perumpamaan dalam Al-Qur'an ini. Dan jika engkau membawa suatu ayat kepada mereka, pastilah orang-orang kafir itu akan berkata, "Kamu hanyalah orang-orang yang membuat kepalsuan belaka.""
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 58)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
كَذٰلِكَ يَطْبَعُ اللّٰهُ عَلٰى قُلُوْبِ الَّذِيْنَ لَا يَعْلَمُوْنَ
"Demikianlah Allah mengunci hati orang-orang yang tidak (mau) memahami."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 59)
Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:
فَا صْبِرْ اِنَّ وَعْدَ اللّٰهِ حَقٌّ وَّلَا يَسْتَخِفَّنَّكَ الَّذِيْنَ لَا يُوْقِنُوْنَ
"Maka bersabarlah engkau (Muhammad), sungguh, janji Allah itu benar dan sekali-kali jangan sampai orang-orang yang tidak meyakini (kebenaran ayat-ayat Allah) itu menggelisahkan engkau."
(QS. Ar-Rum 30: Ayat 60)
Komentar
Posting Komentar